Lembaga layanan sosial sebagai sarana utama dimana staf diberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja lembaga secara keseluruhan dan mencapai tujuan kebijakan sosial. Selanjutnya, laporan pengeluaran pelatihan dalam layanan sosial di Indonesia menunjukkan peningkatan jumlah uang yang diinvestasikan dalam kegiatan tersebut untuk memenuhi tuntutan perubahan ditempatkan pada perawatan sosial dan harapan yang lebih besar untuk standar yang lebih tinggi dalam pemberian layanan. Namun sejauh mana keyakinan yang ditempatkan di sebagian besar pelatihan oleh lembaga pelayanan sosial ini mejudkan bagian perekonomian yang berkompeten dan profesional dalam menunjang pembangunan perekonomian masyarakat indonesia ? Singkatnya, seberapa banyak yang kita ketahui tentang dampak sebenarnya dari pelatihan in-service dalam organisasi layanan sosial dalam hal mencapai tujuan yang ditetapkan oleh pembuat kebijakan? Brisan Republik mencoba menjawab pertanyaan ini untuk membantu dalam pengembangan kerangka kerja yang jauh lebih mendalam untuk memahami proses pelatihan dalam lembaga layanan sosial.